Penyakit Asam Urat

Informasi Seputar Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat merupakan penyakit yang menyerang bagian sendi – sendi jaringan ikat tubuh dan tendon yang disebabkan timbunan kristal urat. Kristal urat merupakan salah satu penyebab timbulnya penyakit asam urat dikarenakan banyaknya timbunan kristal urat dengan jangka waktu yang lama sehingga kristal urat terjadi peradangan dan membentuk sendi dan tendon pada jaringan urat di setiap sel tubuh. Biasanya asam urat dirasakan pada bagian sekitar kaki, tangan, pinggang, lutut dan tempat lainnya yang memilki jaringan syaraf urat paling banyak.

Asam urat dapat menimbulkan rematik/encok, sakit sendi lutut, pinggang, punggung, pinggul, pundak, bahu, mengganggu prostat, saluran dan kandung kemih, darah tinggi, menimbulkan batu ginjal, gagal ginjal, dapat memicu jantung koroner dan diabetes mellitus/kencing manis. Ukuran asam urat yang normal adalah Laki-laki : 3,4-7,0 mg/dl, Perempuan: 2,4-5,7 mg/dl). Penyakit asam urat dapat dirasakan pada usia 20 tahun atau 40 tahun. Kadar asam urat normal pada wanita tidak lebih dari 6 mg/dl, sedangkan pria 6,8 mg/dl, namun asam urat setiap orang berbeda – beda. Tergantung dari riwayat kesehatan, faktor genetik, asupan makanan yang dikonsumsi sehari – hari dsb.

Asam urat dalam bahasa inggirs disebut Gout atau penyakit pirai. Gout atau pirai yaitu peradangan yang banyak dirasakan pada persendian otot atau urat alam tubuh. Namun masyarakat luas lebih mengenalnya dengan penyakit asam urat. Penyakit asam urat sangat erat kaitan dengan ditandai meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Penyakit asam urat ini lebih banyak dialami oleh kaum pria dibanding wanita, karena dalam hal ini wanita memiliki kandungan hormon esterogen yang sangat tinggi yang berfungsi sebagai salah satu hormon yang membantu pembuangan kadar asam urat yang terlampau tinggi melalui pembuangan air seni. Tetapi hal tersebut tidak menjamin bahwa jumlah wanita yang terkena asam urat lebih kecil dibanding pria. Wanita yang ketika memasuki masa menopause akan menurun kadar hormon esterogennya, tidak menutup kemungkinan jika hormon esterogen menurun maka wanita juga dapat terkena penyakit asam urat.

Berikut ini adalah gambar umum bagian tubuh yang biasanya diserang penyakit asam urat

Asam urat pada kaki, Asam urat pada tulang, Bagian tubuh lain

Secara medis dijelaskan bagaimana proses terjadinya asam urat, seperti berikut ini :

- Bila kadar asam urat dalam darah menanjak tinggi maka akan menimbulkan pengkristalan pada persendian dan pembuluh darah kapiler, lalu kristal-kristal tersebut akan saling bergesekan dan melakukan pengerakan pada setiap sel persendian. Tidak hanya itu bila terjadi pengendapan kristal pada pembuluh darah saat beraktifitas, bagian kristal yang berbentuk tajam, akan menusuk – nusuk dinding pembuluh darah sehingga timbul rasa nyeri, sakit atau ngilu pada bagian tubuh yang mudah diserang.

- Jaringan tulang rawan, tendon dan selaputnya serta diginjal. Pada kondisi yang lebih akut, penumpukan Kristal akan mengendap sehingga terjadilah batu karang (tofus) yang beresiko menjadi radang bila terpicu oleh benturan, udara dingin serta stress. Selain itu juga mengakibatkan hilangnya fungsi lubricant/pelumas pada cairan getah bening yang akhirnya persendian menjadi sulit digerakan.

Namun menurut referansi kesehatan, kadar normal untuk pria dewasa adalah tidak lebih dari 6,8 mg/dl sementara untuk wanita adalah tidak lebih dari 6 mg/dl. Pria dewasa dikatakan sebagai penderita apabila kadar asam urat nilainya diatas 7 mg/dl, sementara untuk wanita adalah 6 mg/dl.

Asam urat juga memiliki fase sebelum terjadinya penyakit asam urat yang cukup serius.

Berikut adalah fase dalam penyakit asam urat :

1. Fase Asimtomatik

Fase Asimtomatik merupakan fase awal. Bila dirasakan kadar asam urat meningkat namun tidak menimbulkan gejala yang signifikan, hanya merasakan encok pada pinggang yang menyebabkan tekanan darah tinggi atau sakit pada bagian punggung.

2. Fase Akut

Dalam fase akut ini, biasanya asam urat naik secara tiba-tiba dan dirasakan pada waktu malam hari atau menjelang pagi. Biasanya penderita asam urat fase akut ini akan merasakan rasa nyeri yang begitu hebat pada bagian ibu jari kaki, namun akan hilang secara perlahan dan sendirinya dalam waktu 2 minggu.

3. Fase interkritikal

Bila penyakit asam urat diketahui sejak dini melalui pemeriksaan ketika awal pertama adanya gejala asam urat. Seseorang dapat mencegah dan mengobatinya sejak dini sehingga penderita asam uarat dapat kembali bergerak normal serta melakukan berbagai aktivitas apapun tanpa rasa sakit sama sekali.

* Jika kadar asam urat dalam darah meningkat, akan memicu penyakit lain yang cukup beresiko, diantaranya :

• Arthritis gout, peradangan pada persendian, terutama sendi perifer atau tunggal.
• Batu ginjal.
• Kerusakan ginjal akut, sehingga mengaharuskan penderita untuk melakukan cuci darah.
• Tekanan darah tinggi.

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Asam Urat Gout

Penyakit asam urat gout merupakan suatu penyakit dengan datangnya gejala seperti suatu serangan yang sifatnya mendadak, berulang atau kambuhan dan juga disertai dengan rasa nyeri yang terjadi pada arthritis. Hal ini terjadi karena endapan Kristal yang ada daam sendi Kristal ini adalah monosodium urat atau asam urat yang berkumpul dalam sendi sebagai akibat dari kadar asam urat yang tinggi atau hiperurisemia. Penyebab dari penyakit asam urat gout salah satunya adalah arthritis ini gout asam urat memasuki golongan kelainan yang terjadi secara metabolic dan menduduki peringkat nomor ketiga dalam urutan penyakit sendi sesudah arthrosis dan arthritis rematoid.

Peradangan sendi yang terjadi pada penyakit asam urat gout ini sifatnya adalah kronis atau menahun. Dan umumnya, jika serangan terjadi secaraberulang setelah itu sendi yang mengalami serangan ini  bisa menjadi bengkok dan kemudian mengalami kecacatan. Hampir sekitar 20% penderita penyakit asam urat gout ini juga mengidap penyakit batu ginjal. Penyakit asam urat gout merupakan suatu penyakit yang biasanya dipicu oleh faktor keturunan atau genetic. Dan yang lebih parah lagi adalah biasanya menyerang pria dewasa dibandingkan dengan wanita dewasa.

Gejala penyakit asam urat gout ini biasanya menimbulkan episode arthritis yang akut, dan kemudian dilanjutan dengan arthritis yang kronis yang disertai dengan kerusakan yang terjadi pada jaringan lunak atau juga ginjal. Gout yang biasanya terjadi adalah sekitar 3-4 orang dari 1000 orang. Penyakit asam urat gout ini biasanya dialami oleh mereka yang termasuk d alam ekonomi kelas atas, peminum alkohol, dan pria pascapubertas, serta wanita pasca-menopause.

Penyebab penyakit asam urat gout ini menjadi tinggi atau yang biasa dikenal dengan nama hiperurisemia yang terjadi karena :

  1. Pembentukan asam urat yang berlebih. Gout primer metabolic dan gout sekunder metabolic.
  2. Pengeluaran asam urat yang melalui ginjal kurang (gout renal)
  3. Perombakan dalam usus yang kurang. Serangan dari penyakit arthritis gout akut ini secara mendadak bisa dipicu oleh beberapa hal.
Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Asam Urat Tinggi

Penyakit asam urat bukan penyakit alergi. Gejala penyakit alergi seperti gata-gatal, warna merah di kulit tanpa adanya rasa nyeri tidak lumrah terjadinya pada asam urat. Pengobatannya pun berbeda antara penyakit alergi dengan penyakit akibat asam urat.

Penyakit asam urat dan penyakit alergi kadang bersamaan pada seorang pasien, tetapi mekanisme terjadinya sangatlah berbeda.
Faktor keturunan berperan dalam terjadinya penyakit asam urat. Pada keluarga tertentu terdapat penyakit asam urat lebih banyak daripada keluarga yang lainnya. Jangan heran, sering terjadi seseorang yang mempunyai faktor keturunan untuk penyakit asam urat, mempunyai pola makan yang menjurus untuk meningkatkan kadar asam urat darah sehingga masih muda sekali sudah terserang penyakit akibat asam urat ini.

Khususnya pada wanita, semakin tua umur lebih-lebih sesudah masa menopause makan penyakit akibat asam urat lebih banyak terjadi. Pada masa anak-anak sangatlah jarang terjadi penyakit ini kecuali ada penyakit lain yang mendasarinya. Ada pameo yang mengatakan bahwa penyakit asam urat menyerang laki-laki yang mulai menyukai wanita (mulai dewasa) dan menyerang wanita yang mulai tidak menyukai laki-laki (mulai menopause). Pada umumnya, penyakit asam urat mulai menyerang laki-laki pada umur 30-40 tahun. Sekali seseorang terkena penyakit ini maka pada umumnya sulit sekali sembuh sebab dipengaruhi oleh faktor keturunan, kebiasaan diet, dan juga penyakit-penyakit tertentu. Semakin tua umur laki-laki maka kekerapan penyakit asam urat semakin tinggi.

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Tradisional Asam Urat

Penyakit asam urat disebabkan adanya peningkatan kadar asam urat dalam darah. Penyebabnya antara lain repsroduksi meningkat secara alami, ekskresi melalui ginjal terhambat, atau asupan makanan yang mengandung purin berlebihan

Pengobatan asam urat sering kali memang harus menggunakan obat modern, namun kerapkali pengobatan tersebut memiliki efek samping berupa gangguan pada lambung. Karena itu, tak ada salahnya menggunakan pengobatan tradisional.

1. SIDAGURI ( Sida rombifolia radix) secara empiris telah digunakan untuk mengatasi asam urat. Khasiat Sidaguri ini didapatkan dari kandungan kimiawi didalamnya, yaitu alkaloid, kalsium, oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, minyak terbang, dan zat philegmatic (Depkes RI, 1995). Pada batangnya mengandung tanin dan kalsium oksalat.
Pada akarnya pun terdapat alkaloid, steroid dan ephedrine. Sidaguri mengangung alkaloid ephedrinea, terutama pada bijinya, yang memiliki efek mendinginkan badan (anti demam), melancarkan pencernaan, menyusutkan jaringan (astringent), merangsang produksi air seni (diuretik) dan menghambat terbentuknya enzim oksidase yang menyebabkan penyakit sendi, termasuk asam urat. Berdasarkan penelitian, sidaguri juga dapat digunakan sebagai obat anti gout.
Bahan aktif sidaguri dapat menghambat kerja enzim xanthin oksidase yang berperan penting dalam menghasilkan asam urat ( Iswantini, 2004). Cara kerja sidaguri ini mirip dengan cara kerja allopurinol yang sering diresepkan oleh dokter pada penderita asam urat.

2. TAPAK LIMAN (Elephantopus scaber) berdasarkan efek farmakologi bermanfaat untuk memperbaiki fungsi kerja ginjal yang menurun dan bersifat diuretik melancarkan buang air kecil.
Penelitian Puspita (2004) telah dilakukan uji tentang efek diuretik infusa dan tapak liman (Elephantopus scaber) yang terbukti mempunyai efek diuretik pada konsentrasi 40% (5,0 g/kg BB) dan 60% (7,5 g/kg BB), dengan persen dayadiuretik masing-masing adalah (107,23+/-16,62)% dan (119,92+/-11,53)%. Dalam penelitian tersebut diduga senyawa yang berkhasiat sebagai diuretik adalah flavonoid. Bila buang air kcil kita lancar makan secara otomatis kristal asam urat akan terbuang melalu ginjal .

3. RUMPUT MUTIARA (Hedyotis corimbosa) sebagai tanaman tradisional telah banyak digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, karena banyak mengandung zat yang berfungsi sebagai immunomodulator. Hedyotis corimbosa mengandung senyawa Hentricontane, stigmasterol, asam oleanolic, asam ursolic, beta sitosterol, p-coumaric, sitesterol D-glukoside, flavonoid glycoside, iridoid (asperulosid, Flavonoid dan coumaric merupakan senyawa yang bermanfaat sebagai inflamasi atau anti radang sehingga dapat mengurangi bengkak dan rasa sakit pada penderita asam urat (Rizki Azenda, 2006)
4. JAHE MERAH (Zingiber officinale) adalah herbal anti peradangan. Tumbuhan ini kayak dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui : gingerol & minyak terbang : limonene, 1,8-cineole, 10-dehydrogingerdione, 6-gingerdione, alpha-linolenic acid, arginine, asparic, betha-sitosterol, caprilic-acid, capsacin, chorogenic acid, farnesal, farnese, farnesol . Kandungan bahan aktif inilah yang membuat jahe merah dapat membantu melancarkan sirkulasi darh dan mengurangi rasa sakit (Winarno, 2007)
Kombinasi yang sinergis dari Sidaguri, Tapak Liman, Rumput Mutiara, dan Jahe Merahini dapat membantu :
1. Meredakan nyeri pada perendian
2. Mengempiskan pembengkakan pada sendi
3. Memperbaiki fungsi kerja ginjal dalam membuang kelebihan asam urat dalam tubuh
4. Melancarkann buang air kecil dan menurunkan kadar purin dalam tubuh
5. Mencegah asam urat dan nyeri sendi
6. Mengikis kristal asam urat yang menumpuk dipersendian

 

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , , , | Leave a comment

Mengatasi Asam Urat

Asam urat adalah hasil dari metabolisme tubuh oleh salah satu protein, purin dan ginjal. Ginjal berfungsi menjaga kestabilan kadar asam urat dalam tubuh.
Ginjal tidak dapat mengatur kestabilannya lagi jika asam urat yang dikandung berlebihan, dan asam urat ini akan menumpuk pada jaringan dan sendi.
Disaat kadar asam urat tinggi, maka akan timbul rasa nyeri yang luar biasa pada bagian persendian.

Asam urat memiliki tanda-tanda mirip artritis, yakni nyeri sendi terutama dijempol kaki, yang kemudian merambat ke persendian kaki. Umumnya orang yang berusia 35 tahun ke atas rawan terkena penyakit in. Kendati bisa dikendalikan dengan obat, sebenarnya penderita asam urat wajib melakukan diet ketat terhadap makanan pencetus purin.
Ada beberapa cara agar anda dapat terhindar dar resiko terkena gout dan mengalami lonjakan kadar asam urat. Berikut beberapa diantaranya :
1. Menerapkan pola makan sehat seimbang dengan memilih karbohidrat kompleks (buah, sayuran, beras merah), protein tanpa lemak (tahu) dan lemak esensial yang sehat.
2. Kenali makanan rendah purin. Pisang, seledri, peterseli, kol merah, kubis, paprika mesh, dan buah asam termasuk makanan yang baik untuk pasien gout. Sayuran seperti bayam, asparagus, jamur, kacang polong, dan kembang kol mengandung purin dalam kadar sedang shingga tidak terlalu mempengaruhin kadar asam urat dalam darah.
3. Minum teh dan kopi. Menurut penelitian dari Boston Univesity dan Harvard Medical School, minum 2-4 cangkir teh dapat menurunkan resiko gout pada perempuan sekitar 22 persen. Sementara minum empat cangkir kopi sehari, menurut penelitian serupa, seperti dilaporkan dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi agustus 2010, dapat memangkas resiko terbentuknya asam urat sebanyak 50 persen lebih.
4. Banyak minum air putih. Minum delapan gelas sehari atau ditambah jus buah segar.
5. Olahraga teratur, berlatihlah 4-5 kali seminggu selama 30- 45 menit setiap latihan. Pilihlah latihan yang gampang, seperti jalan kaki atau joging.
5. Kurangi berat badan jika berlebihan.
6. Hindari makanan tinggi purin, seperti ikan teri jengki, sarden, ikan hering, ragi jeroan (ginjal, hati, paru, babat, iso), kacang goreng, ekstrak daging, dan lain-lain, juga bir dan minum beralkohol.
7. Manfaatkan herbal alami, seperti Sidaguri, Tapak Liman, Rumput Mutiara dan Jahe Merah .

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Asam Urat

 

 

Ada beberapa cara mengetahui gejala yang ditimbul pada seseorang yang menderita penyakit asam urat, gejala-gejala tersebut adalah :

1. Badan pegal-pegal dan sering merasa capek.
2. Rasa kesemutan dan linu yang parah
3. Nyeri otot, persendian lutut, pinggang, punggung, pinggul, pundak, bahu sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi hari.
4. Sering buang air kecil terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
5. Jika gejala asam urat ini juga menyerang pada daerah ginjal maka akan memicu terjadinya kencing batu sehingga si penderita kesulitan untuk buang air kecil.

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , | Leave a comment

Asam Urat

 

Masalah asam urat dialami oleh banyak orang sekarang ini. Bahkan, orang yang tergolong masih muda juga sering ditimpa penyakit ini. Penyakit asam urat adalah jenis artritis yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akbiat tingginya kadar asam urat didalam tubuh.
Sendi-sendi yang diserang terutama adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tanga, dan siku. Selain nyeri, penyakit asam urat juga membuat persendian membengkak, meradang, panas dan kaku.

Sekitar 90% penyakit asam urat ini disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni. Sebagian kecil lainnya karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan. Penyakit asam urat kebanyakan diderita oleh pria diatas 40 tahun dan wanita yang telah menopause. Bila dibiarkan, penyakit asam urat ini bisa berkembang menjadi batu ginjal, dan mengakibatkan gagal ginjal.

 

 

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , | Leave a comment

Mengatasi Asam Urat

Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk mengobati atau mengatasi asam urat. Berikut ini akan dijelaskan mulai dari makanan, minuman dan hal sebagainya yang harus dihindari bagi penderita asam urat.

Beberapa hal umum yang harus dipatuhi bagi penderita asam urat :

1. Menghindari makanan yang mengandung purin tinggi seperti jeroan, otak, daging sapi/kambing/kerbau, lemak, gorengan, emping, melinjo, kangkung, bayam, es, alkohol, durian, udang, kepiting, cumi-cumi dan teri. Sayuran yang dihindari kangkung, kubis.

2. Banyak minum air putih

Asam urat yang tidak berguna oleh tubuh akan dikeluarkan melalui air seni. Oleh karena itu perbanyak minum air putih. Dengan banyak minum, tentu akan sering buang air seni, sehingga kristal-kristal asam urat akan ikut terbuang. Dalam sehari usahakan minum minimal 1,5 liter air putih atau sekitar 8-10 gelas.

3. Hindari stress

Bagi orang yang pernah menderita asam urat tinggi jagalah kondisi tubuh jangan terlalu lelah dan hindari stress. Sebab pada orang-orang tertentu, kelelahan membuat metabolisme tubuh terganggu sehingga kadar asam urat darah meningkat.

4. Jangan sembarangan minum obat

Bila anda juga memiliki penyakit ginjal, usahakan untuk tidak salah mengkonsumsi obat, sebab obat-obatan tertentu dapat menganggu fungsi ginjal sehingga ginjal tidak dapat berjalan dengan baik, metabolisme tubuh pun akan ikut terganggu asam urat pun meningkat. Bila perlu kosumsi obat herbal alami yang dapat diperoleh dalam bentuk jamu, pil atau minuman segar.

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-ciri Dan Gejala Asam Urat

Ada beberapa cara untuk mengetahui asam urat atau Gout. Dengan mengenali ciri-ciri orang memiliki faktor resiko terkena asam urat atau Gout, adalah sebagai berikut :

1. Pria

Asam urat memang paling banyak dialami oleh kaum pria dibanding wanita, karena wanita memiliki banyak hormon esterogen sehingga mampu mengontrol kadar asam urat dalam darah. Sekitar 80 % wanita yang mengalami atau terkena asam urat menjelang masa menopause.

2. Penggemar seafood

Asam urat merupakan penyakit radang yang dipicu oleh pengkristalan asam urat ( uric acid ). Asam urat ini merupakan sisa metabolisme purin, yakni senyawa alami yang terdapat dalam beberapa jenis makanan yang banyak mengandung protein dan lemak, misalnya daging, makanan seafood. Asam urat sering dikaitkan dengan reumatik.

3. Minuman alkohol

Selain makanan, jenis minuman tertentu juga kaya akan kandungan purin. Salah satunya adalah minuman keras beralkohol, tidak hanya bir namun tapai, minuman ragi, dan tuak juga dapat memicu asam urat

4. Kegemukan ( Obesitas )

Pada orang yang memiliki bentuk tubuh gemuk cenderung lebih mudah dan memiliki resiko tinggi terkena penyakit asam urat karena proses penguraian makanan purin yang bercampur lemak dalam darah sulit untuk dikeluarkan melalui urine, sehingga terjadi penumpukan dan penyumbatan lemak dalam darah, tanpa diimbangi air putih.

5. Faktor genetik atau faktor keturunan. Jika dalam keluarga anda, ada yang memiliki riwayat kesehatan terkena asam urat, kemungkinan anda juga dapat mengalami penyakit asam urat, segeralah periksakan kesehatan anda untuk mengetahui apakah anda memiliki kemungkinan terserang asam urat dari gen keluarga. Agar anda dapat meminimalisir atau mencegah dengan segera penyakit asam urat tersebut.

Gejala – gejala bila seseorang memiliki asam urat :

• Sering merasakan nyeri mendadak pada sel – sel persendian.

• Terkadang sulit berjalan karena merasakan nyeri bahkan bengkak pada pergelangan kaki.

• Terganggunya fungsi dari jaringan sel pada pangkal ibu jari, pergelangan kaki, punggung kaki, siku, lutut, dan pergelangan tangan

• Merasakan nyeri yang luar biasa pada bagian punggung karena terjadi penimbunan lemak dalam darah di batu ginjal

• Rasa sakit atau nyeri makin lama makin terasa sakit dapat disertai rasa panas dan sakit jika digerakkan.

• Bila dipegang akan terasa sakit seperti ada benjolan, terkadang membuat penderitanya demam, lesu pada malam hari terasa badan kedinginan.

Gejala dan ciri asam urat diatas tergantung dari diagnosa berdasarkan kadar asam urat, kadar purin pada makanan, berat badan, usia, dll.

Penyebab hiperurisemia dapat terjadi oleh beberapa sebab, yaitu :

1. Faktor luar, yaitu makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat dan berprotein tinggi, seperti emping, jerohan, sate kambing, coklat dan kacang-kacangan.

2. Minuman kafein seperti kopi, teh, dan kola, sangat berpengaruh pada peningkatan kadar asam urat dikarenakan mengandung alkaloida sebagai turunan dari purin (ksantin). Jika kadarnya tinggi dan beroksidasi dengan enzim ksantain maka muncullah asam urat.

3. Fungsi ginjal terganggu sehingga pembuangan asam urat menjadi berkurang.

4. Genetic, orang-orang yang mempunyai riwayat keluarga yang menderita asam urat berpeluang besar terkena penyakit ini dari pada orang yang tidak mempunyai keluarga penderita asam urat.

5. Obesitas/kegemukan, lebih berpeluang terserang dibanding orang yang berat badannya normal, karena lemak yang berlebih mengganggu kinerja ginjal untuk membuang asam urat.

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Perihal Kesehatan Bagi Penderita Asam Urat

Ada beberapa perihal prinsip yang harus senantiasa diperhatikan bagi penderita asam urat sebelum memasuki fase serius. Berikut akan dipaparkan secara luas apa saja yang perlu diperhatikan dalam menjaga kondisi kesehatan untuk meminimalisir atau mencegah penyakit asam urat

A. Beberapa prinsip diet yang harus dipatuhi oleh penderita asam urat :

1. Membatasi asupan purin atau rendah purin. Purin adalah makanan yang banyak memiliki sumber protein. Makanan yang mengandung purin dibagi menjadi 3 jenis, diantarnya :

- Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.

- Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.

- Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

Jika melakukan diet normal , biasakan lah memberi asupan makanan purin 600-1.000 mg/hari, namun penderita asam urat batas normal 120-150 mg/hari.

2. Mencukupi asupan makanan sumber energi

Dengan mencukupi asupan makanan sumber energi seperti : protein, mineral, karbonhidrat, lemak dalam kadar normal ( 10-15 % dari total sumber energi lainnya ), zat besi yang didapt dari berbagai sumber makanan, sayuran, buah-buahan, vitamin atau suplemen tambahan energi. Menjaga gaya hidup, olahraga teratur, menjaga berat badan.

3. Mengonsumsi lebih banyak karbohidrat.

Jenis karbohidrat yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita asam urat adalah karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi. Karbohidrat kompleks ini sebaiknya dikonsumsi tidak kurang dari 100 gram per hari, yaitu sekitar 65-75% dari kebutuhan energi total.

4. Mengurangi konsumsi lemak.

Lemak bisa menghambat eksresi asam urat melalui urine. Makanan yang mengandung lemak tinggi seperti jeroan, seafood, makanan yang digoreng, makanan bersantan, margarine, metega, alpokat, dan durian sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya hanya 10-15% dari kebutuhan energi total.

5. Mengonsumsi banyak cairan.

Penderita rematik dan asam urat disarankan untuk mengonsumsi cairan minimal 1,5 liter atau setara dengan 8-10 gelas sehari. Cairan ini bisa diperoleh dari air putih, teh, kopi, cairan dari buah-buahan yang mengandung banyak air seperti apel, jeruk, semangka, melon, blewah dan belimbing.

6. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol

Alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini bisa menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh. Karena itu, orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak mengkonsumsinya.

7. Mengonsumsi cukup vitamin dan mineral.

Konsumsi vitamin dan mineral yang cukup, sesuai dengan kebutuhan tubuh akan dapat mempertahankan kondisi kesehatan yang baik.

B. Kadar asam urat sangat berhubungan erat dengan makanan yang di konsumsi. Oleh karena itu, pengaturan pola makan sangat di perhatikan. Untuk menghindarkan diri dari penyakit ini ada beberapa hal yang perlu kita lakukan yang lebih bersifat mencegah, antara lain :

1. Mengurangi makanan yang mempunyai kandungan lemak tinggi, baik nabati maupun hewani.

2. Lebih mengkonsumsi makanan yang mengandung purin sedang atau rendah, misalnya wortel, labu, telur, keju, daging ayam dan ikan air tawar.

3. Melakukan olahraga secara teratur.

4. Bila mengalami obesitas, turunkan berat badan sampai mendekati ideal.

5. Mengendalikan stress dan istirahat yang cukup.

6. Memperbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari dan hindarilah minum dingin atau es.

7. Hindari konsumsi bahan pangan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti :

a. Minuman fermentasi dan mengandung alcohol.

b. Udang, remis, tiram, kepiting, kerang.

c. Berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi.

d. Berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus.

e. Buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.

C. Beberapa hal berikut yang dianjurkan untuk penderita asam urat :

1. Jangan minum aspirin (bila membutuhkan obat pengurang rasa sakit, pilih jenis ibuprofen dan lainnya).

2. Perbanyak minum air putih, terutama bagi pengidap penderita batu ginjal,untuk mengeluarkan kristal asam urat tubuh.

3. Makan makanan yang mengandung potassium tinggi, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, alpukat, susu dan yogurt dan pisang.

4. Makan buah-buahan kaya vitamin C, terutama jeruk dan strawberry.

5. Aktif secara seksual. Dalam arti minimal melakukan hubungan seksual 2-3 kali seminggu.

6. Bila perlu konsumsi tambahan minuman herbal alami. Kini sudah banyak perusahaan obat atau produsen herbal yang memproduksi obat herbal, baik yang dikemas dalam bentuk minuman segar, jamu, ataupun obat. Karena obat herbal tidak mengandung efek samping negatif apabilapara pengolah tanaman herbal memproses secara higienis.

Posted in Penyakit Asam Urat | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment